Nutrisi untuk Penderita Kanker
http://uk.search.yahoo.com/search?fr=slv1-&p=terapi+nutrisi+anak
Penderita kanker, bagaimanapun, memerlukan nutrisi yang baik. Ini karena hampir 50 persen penderita penyakit ini mengalami penurunan berat badan. Nutrisi tidak hanya penting bagi penderita yang sedang menjalani terapi dan pemulihan dari terapi, tapi juga pada keadaan remisi maupun untuk mencegah kekambuhan.
Pada dasarnya, nutrisi dan kanker adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Begitu dikatakan dokter Ririn Hariani SpGK, kepala Instalasi Gizi dan Tata Boga Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta. Menurutnya, status gizi sangat berpengaruh pada penderita kanker. ''Karena itu, tunjangan nutrisi sangat diperlukan,'' katanya saat memberikan penyuluhan kanker kepada masyarakat awam di RS Kanker Dharmais, belum lama ini. Penderita kanker, kata spesialis gizi klinik ini, sering mengalami koheksia, yakni sindrom yang ditandai dengan gejala klinik berupa anoreksia, perubahan ambang rasa kecap, penurunan berat badan, anemia, gangguan metabolisme, protein, dan lemak. Keadaan ini merupakan akibat dari kanker, baik lokal maupun sistemik, juga komplikasi obat anti kanker.
Lalu, bagaimana pengaruh terapi kanker pada status gizi si penderita? Ririn menyebut tiga hal yang bisa mempengaruhi atau menimbulkan masalah gizi pada penderita kanker, yaitu kemoterapi, radiasi, dan pembedahan. Kemoterapi bisa berperan pada terjadinya malnutrisi (kurang gizi) pada penderita. Hal ini dimungkinkan karena kemoterapi bisa menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, gangguan saluran cerna, dan penurunan berat badan.
Radiasi juga berkontribusi pada terjadinya malnutrisi. Beratnya malnutrisi yang terjadi ditentukan oleh tempat dilakukannya radiasi, dosis, dan lama radiasi. Ririn menyebut sedikitnya ada tiga efek samping radiasi pada masalah nutrisi. Pertama, radiasi kepala yang menimbulkan efek samping mual dan muntah. Radiasi leher berupa mucositis, sulit menelan, dan susah membuka mulut. Radiasi abdomen (daerah perut) berupa diare, gastritis, mual, dan muntah.
Akan halnya pembedahan, Ririn menyebut, hal itu tergantung dari operasi yang dilakukan. Dia mengatakan, pembedahan merupakan terapi primer pada kanker saluran cerna yang mungkin dikombinasi dengan kemoterapi atau radiasi. ''Tumor yang berada di saluran cerna biasanya berpengaruh pada masalah nutrisi,'' tutur dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini.
Terapi nutrisiRirin mengakui, kebutuhan nutrisi penderita kanker sangat individual. Ada penderita yang membutuhkan lebih banyak, ada pula yang sedikit. Kebutuhan itu pun berubah-ubah dari waktu ke waktu selama perjalanan penyakit serta tergantung dari terapi yang dijalankan. Namun secara umum, kebutuhan kalori yang dianjurkan adalah 25-35 kalori/kg berat badan/hari, protein 1-2 gram/kg berat badan/hari. Suplementasi vitamin sesuai kebutuhan, terutama bagi yang tidak dapat mengonsumsi makanan bergizi seimbang. ''Pada prinsipnya, makanan sama dengan orang lain. Seimbang protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral,'' katanya.
Lalu, bagaimana cara memberikan nutrisi bagi penderita kanker? Ada tiga cara yang dapat dilakukan. Selain melalui mulut atau per oral, dapat pula melalui pipa, dan selang. Pemberian melalui mulut, kata dia, merupakan cara yang paling disukai. Hanya saja, pada penderita yang mengalami anoreksia dan perubahan cara rasa kecap, pemberian makanan dengan cara ini kerap menjadi masalah. Ini karena, ia tidak bisa membedakan rasa makanan yang masuk ke dalam mulut. Gangguan seperti ini biasanya dialami penderita kanker yang berhubungan dengan pencernaan.
Untuk mengatasinya, menurut Ririn, penyajian makanan harus dapat membangkitkan selera makan. Misalnya, makanan dapat diberi bumbu lebih banyak. ''Pemberiannya jangan dipaksa-paksakan. Makanan diberikan sedikit-sedikit, tapi sering.'' Bagi penderita dengan ganguan menelan, sebaiknya diberikan makanan lunak yang mudah ditelan. Sedangkan bagi penderita dengan sariawan, beri makanan yang lembut, hindari makanan terlalu panas, asam, dan berbumbu tajam.
Bila pemberian makanan melalui mulut tidak dapat diterima, dipertimbangkan pemberian makanan dengan cara lain. Kalau fungsi saluran cerna masih baik, maka makanan diberikan lewat pipa. Pipa bisa dipasang melalui mulut, bisa melalui hidung yang bermuara di lambung maupun usus halus, tergantung lokasi tumor. ''Pemilihan formula sama dengan penderita bukan kanker,'' katanya.
Masih ada cara lain, yakni makanan disalurkan lewat selang (parenteral). Cara ini memang berisiko tapi pada keadaan tertentu perlu dipertimbangkan. Cara seperti ini biasanya dilakukan pada penderita kanker dengan gangguan fungsi saluran cerna, atau pasien yang menjalani operasi pemotongan usus yang luas. ''Pemberian nutrisi perenteral perlu pemantauan ketat karena selain mahal, juga mempunyai efek samping yang cukup besar.''
sumber: http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=193845&kat_id=
Beberapa Kesan sampingan akibat Kemoterapi, Radioterapi dan Surgeri ke diet Anak andaPerubahan in rasa dan bauKemoterapi, terapi radiasi atau surgeri kepada kepala dan kawasan leher boleh menyebabkan perubahan sementara dalam kebolehan anak anda untuk rasa dan hidu/bau. Anak anda mungkin dapat makan makanan yang di hidang sejuk atau pada suhu bilik kerana makanan jenis ini mempunyai kurang rasa dan bau berbanding makanan panas. Cuba gunakan peralatan plastik jika anak anda mempunyai rasa kelogaman apabila memakan. Anda juga boleh mencuba dengan pelbagai makanan dan minuman yang lain daripada makanan yang anda biasa hidang. Kanak-kanak suka makan makanan yang masin seperti keropok dan kentang goreng. Cuba menambahkan sedikit sos soya kepada makanan mereka. Tambahan pula, pastikan mulut anak anda selalu bersih dengan berkumur dan memberus gigi.
Selera lemahkanser serta rawatannya selalu menyebabkan kehilangan selera dan perubahan dalam corak seorang kanak-kanak makan. Jika ini berlaku , cuba senantiasa memberi kanak-kanak tersebut makanan pada selang waktu kecil. Sediakan makanan yang bernutrisi supaya senang diberi pada bila-bila masa apabila kanak-kanak itu lapar.
Cuba membuat waktu makanan seronok dan selalu menggalak serta memuji anak anda bagi setiap suap makanan yang di makan.
Pastikan mulut anak anda selalu bersih dengan berkumur dan memberus gigi.
Sediakan makanan kalori/protein tinggi demi memastikan anak anda mendapat manfaat terbesar daripada makanannya.
Jika boleh, biarkan anak anda bersama anda membeli-belah bagi bekalan makanan.
Anda mesti sabar dan tidak senang cemas. Elakkan berleter, menghukum atau bertikam lidah dengan seorang kanak-kanak yang enggan makan.
Sembelit Ubat, perubahan corak makan dan kekurangan aktiviti fizikal boleh menyebabkan sembelit dan kurang membuang air. Jika anak anda ada sembelit, anda perlu meningkatkan gentian dalam pemakanan mereka demi menggalakkan usus berfungsi dengan baik. Beberapa contoh makanan bergentian tinggi termasuk roti bijirin, bijirin, buah-buahan mentah, sayur, buah-buahan kering, biji benih dan kekacang. Minum banyak cecair sepanjang hari dan , makan pada masa tepat serta pastikan anda aktif secara fizikal. Biasanya segelas air suam , sebaik sahaja anda berjaga dari tidur membantu pergerakan usus. Jika anak anda sembelit akibat perubatan kemoterapi yang memperlahankan proses dalam perut, anda dinasihatkan memastikan anak anda hanya makan makanan beresidu rendah berbanding dengan pemakanan yang bergentian tinggi.Mulut atau kerongkong yang sakit atau terganggu
Beberapa orang yang menghidap kanser mungkin akan mempunyai mulut yang sakit, luka pada mulut dan sakit tekak. Jika anda mempunyai salah satu dari masalah ini, makan makanan yang lembut dan tawar serta sejuk dan panas badan sahaja. Seterusnya makanan yang kasar dan kering perlu dielakkan. Tambahan pula, anda mungkin akan mendapati makanan yang tajam, masin, buah-buahan berasid, serta alkohol dan makanan berempah mungkin akan mengganggu dan perlu dielakkan. Kumur dengan camca kecil serbuk soda yang telah dilarutkan dalam 8 auns atau 250ml air biasa atau air bergaram akan membantu mengelak infeksi serta membantu mulut dan tekak pulih dari sebarang luka. Apa yang perlu dibuat dengan tekak yang sakit atau terganggu:
Elakkan makanan dan minuman yang tajam, berasid, masin seperti buah-buahan sitrus, makanan yang berjeruk dan bercuka serta makanan berasas tomato dan beberapa jenis makanan dalam tin.
Elakkan makanan yang berpermukaan kasar seperti roti bakar, muesli dan bijirin bergentian tinggi serta buah-buahan dan sayur-sayuran yang mentah.
Pilih makanan yang sederhana dan tidak terlalu panas atau sejuk.
Elakkan alkohol, kafeina dan tembakau.
Elakkan rempah yang mengganggu seperti serbuk cili, kari, sos pedas buah pala,dan lada.
Perisakan makanan dengan herba
Makan makanan lembut seperti sup berkrim, bubur, keju, kentang lenyek dadih, telur, bijirin masak dan lain makanan seperti ini.
Baurkan makanan yang kering dengan sedikit cecair seperti sup, sos dan sebagainya.
Apa yang perlu dibuat bagi mulut yang luka:
Makan makanan lembut seperti sup berkrim, bubur, keju, kentang lenyek dadih, telur, bijirin masak dan lain makanan seperti ini.
Lenyekkan makanan dalam pengisar supaya menjadikan mereka lebih senang ditelan.
Hidangkan makanan yang sederhana dan tidak terlalu panas atau sejuk.
Tunduk kepala anda ke belakang dan kemudian ke depan untuk membantu makanan dan cecair mengalir ke bahagian belakang kerongkong supaya senang di telan..
Minum menggunakan penyedut untuk mengelak bahagian yang sakit.
Elakkan rempah yang kuat seperti cili, lada buah pala dan sebagainya.
Elakkan makanan yang kasar dan kering yang mungkin mencalar kerongkong dan mulut anda.
Makan makanan yang tinggi protein dan kalori untuk mencepatkan proses pulih.
Elakkan alkohol, air berkarbonat dan tembakau.
Kumur dengan camca kecil serbuk soda yang telah dilarutkan dalam 8 auns atau 250ml air biasa untuk mengeluarkan makanan dan kuman.
Gunakan berus gigi kanak-kanak untuk membersihkan gigi.
Jika anda memakai gigi palsu, rendamkan mereka dalam larutan pembersih gigi palsu semalaman dan tanggalkan mereka sebanyak boleh semasa hari biasa untuk mengelakkan dan menggosok gusi yang sensitif anda.
Cadangan untuk meningkatkan Kalori dan Protein Bagi Kanak-kanak:
Hidangkan hidangan yang kecil atau sederhana berbanding dengan hidangan yang besar.
Hidangkan makanan apabila anak anda berasa lapar dan pastikan makanan berkalori dan protein tinggi termasuk.
Menggalak anak menjadi aktif secara fizikal kerana ini boleh meningkat selera.
Galak anak anda untuk memakan lebih apabila dia berasa lebih sihat.
Cadangan makanan bagi Anak anda Berikut adalah beberapa cadangan yang dapat membantu anak anda makan dengan lebih baik. Ingat... jangan jadikan proses ini sesuatu yang menyamai medan pertempuran.
Galakkan anak untuk makanan berkalori tinggi. Jangan risau mengenai kandungan lemak pada masa ini. Makanan berlemak tinggi seperti burger, kentang goreng, piza,dan ais krim membekalkan kalori, protein dan lain jenis nutrien yang penting.
Selalu hidangkan snek seperti mentega kekacang,keju, kaya yang disapukan pada roti atau biskut, dan telur penuh masak. Jangan lupa juga minuman berkalori tinggi.
Gunakan petunjuk Makanan piramid sebagai petunjuk asas. Rujuk http://nutriweb.org.my/)
Gunakan bekas meminum yang berwarna-warni dan menarik.
Buat pelbagai corak pada buah-buahan dan sayur-sayuran demi menggalak anak anda makan.
hidangkan makanan dalam bekas yang menarik dan luar biasa atau mempunyai gambar kartun padanya.
Biarkan anak anda membantu menyediakan makanan.
Undang kawan-kawan anak anda untuk datang makan bersama.
Rancangkan waktu makanan yang terlepas akibat temu janji dengan doktor atau kerana menerima rawatan. Bawakan paket jus serta beberapa snek dalam lawatan ini.
Bincangkan dengan pihak sekolah untuk membenarkan anak anda makan snek di sekolah. Panggil doktor anda jika anda mempunyai masalah berkaitan dengan rawatan seperti cirit-birit dan muntah-muntah.
Bagaimana menambah Protein kepada makanan anda:
Guna susu dan bukan air apabila memasak bijirin dan sup.
Tambah susu tepung kepada sup dan campuran susu dan buah-buahan.
Tambah susu kepada telur goreng.
Telur: Simpan telur masak penuh di peti sejuk.
Potong dan tambah telur masak penuh kepada kari, mi, sup, dan sayur-sayuran.(Pastikan telur anda masak penuh)
Daging,ayam dan ikan: Tambah daging, ayam atau ikan kepada sup, bubur mi dan kari. Kalau ini susah dikunyah, kisarkan dahulu.
Kekacang,dan bijirin: Guna ini sebagai snek antara masa makan.
Sediakan pembasuh mulut seperti bubur cha cha dan bubur kacang merah.
Panduan penuh bagi nutrisi dan aktiviti fizikal.Guna maklumat iniuntuk memastikan nutrisi yang baik serta cara hidup anda aktif. Nasihat ini sesuai bagi seluruh rakyat dan bukan sahaja mereka yang menghidap kanser. Makan pelbagai punca makanan dengan penekanan pada punca tumbuhan. Makan sehingga sembilan hidangan sayur-sayuran dan buah-buahan setiap hari.
Pastikan sayur dan buah termasuk dalam semua hidangan.
Makan pelbagai sayur dan buah.
Hadkan semua jenis snek yang digoreng.
Pilih jus 100% jika anda meminum jus buah atau sayur.
Pilih bijirin penuh berbanding bijirin serta gula yang diproses:
Pilih beras, roti, pasta dan bijirin daripada punca yang belum diproses.
Hadkan makanan karbohidrat yang halus seperti bijirin manis, susu pekat,kuih, minuman ringan dan manisan lain.
Hadkan pemakanan daging merah terutamanya daging yang berlemak tinggi serta diproses:
Pilih ikan, ayam dan kekacang sebagai alternatif kepada daging lembu, babi dan kambing.
Apabila anda makan daging, pilih potongan yang tidak berlemak dan lebih kecil. Selalu keluarkan lemak dan kulit.
Sediakan makanan dengan membakar dalam ketuhar, stim atau rebus berbanding menggoreng.
Pilih makanan yang membantu anda mengekal berat badan yang baik:
Apabila anda makan di luar rumah, pastikan anda memilih makanan yang rendah lemak, kalori dan gula serta elakkan memakan banyak.
Makan lebih sedikit makanan yang berkalori tinggi. Anda perlu sedar bahawa ‘rendah lemak’ atau ‘tidak berlemak’ tidak semestinya bermaksud makanan ini rendah kalori. Makanan seperti biskut dan kek sering kali rendah lemak tetapi berkalori tinggi dari kandungan gulanya.
Gunakan sayur, buah dan lain jenis makanan kalori rendah berbanding makanan kalori tinggi seperti burger, kentang goreng, donat, piza, ais krim, dan lain manisan.
Amalkan cara hidp yang aktifu.Dewasa: jalankan aktiviti fizikal sederhana sekurang-kurangnya lima kali seminggu bagi tempoh masa 30 minit; 45 minit atau lebih bagi aktiviti yang sederhana atau rancak lebih dari 5 kali seminggu akan mengurangkan risiko kanser payu dara dan kanser usus. Anak dan remaja: jalankan aktiviti fizikal sekurang-kurangnya 60 minit sehari pada tahap sederhana atau rancak sekurang-kurangnya 5 hari seminggu.
Cara menyediakan nutrisi baik kepada Anak anda
Nutrisi yang secukupnya akan membawa kebaikan berikut kepada anak anda yang menghidap kanser:
Meningkatkan kebolehan mereka mengatasi terapi.
Kurangkan kesan sampingan rawatan.
Menggalakkan pemulihan tisu.
Mengelak or atau membalik pulihkan kekurangan nutrisi.
Menggalakkan pertumbuhan normal.
Meningkatkan kualiti hidup anak anda melalui Mulut di mana boleh ; makan dan minum bahan yang kaya nutrien akan memastikan anda memenuhi kehendak nutrien anak anda. Anak anda mungkin akan dapat memenuhi keperluan nutriennya dengan makan makanan yang kalori dan protein tinggi termasuk snek serta produk cecair bernutrien yang dijual secara komersial. Walau bagaimanapun , jika ini terlalu susah untuk anak untuk makan dan minum secukupnya untuk menjaga berat badan serta memenuhi keperluan nutriennya maka dia perlu diberi makanan melalui tiub khas.
Menggunakan tiub makananMemberi makanan melalui tiub melibatkan memasukkan seutas tiub halus melalui hidung ke dalam perut. Seterusnya makanan dalam bentuk cecair khas yang bernutrien akan dimasukkan melalui tiub. Jika perlu, campuran bernutrien ini boleh membekalkan 100% daripada keperluan kalori, protein, vitamin dan garam galian anak anda Anak-anak yang mempunyai tiub ini boleh teruskan memakan seperti biasa kerana tiub ini begitu kecil dan tidak mengganggu proses menelan. Jika anak memerlukan tiub ini, anda mesti cuba selalu menggalakkannya memakan seperti biasa. Sebagai contoh, dia boleh makan melalui tiub pada waktu malam semasa tidur dan kemudian makan seperti biasa pada masa siang. Pastikan mulut anak anda selalu bersih dengan sering berkumur dan memberus gigi. Sebaik sahaja pemakanan melalui tiub bermula, anak anda akan berasa lebih baik kerana keperluan nutrien mereka dipenuhi. Kebanyakan anak akan biasa dengan cara pemakanan melalui tiub setelah beberapa hari. Tetapi anak-anak yang lebih tua serta remaja mungkin memerlukan masa yang lebih lama. Berbual dengan seorang anak lain yang mempunyai tiub makanan ini akan membantu anak tersebut menyesuaikan diri dengan tiub tersebut. Makanan melalui tiub biasanya akan meningkatkan berat badan kanak-kanak yang mempunyai selera rendah serta mereka yang tidak dapat makan dan minum. Sejenis tiub yang lebih kekal boleh juga dimasukkan terus ke dalam perut(gastrostomi) atau melalui usus (jejunostomi).
Nutrisi Parenteral Sepenuhnya Pemakanan tiub mungkin tidak dapat memenuhi kehendak cecair dan nutrien bagi anak-anak dengan masalah penghadaman yang serius . dalam kes ini larutan nutrien boleh diberi terus ke dalam vena melalui sejenis terapi yang dikenali sebagai hiperalimentasi intravena or nutrisi parenteral sepenuhnya (TPN). TPN biasanya digunakan bagi kanak-kanak yang:
Yang telah menjalankan surgeri pada sistem penghadaman.
Yang usus mereka telah tersekat sepenuhnya.
Yang sedang mengalami muntah-memuntah serta cirit-birit yang serius.
Yang menghadapi masalah akibat kanser atau yang memerlukan mereka mengelak penggunaan tiub ini.
Penggunaan TPN biasanya boleh memenuhi 100% daripada keperluan nutrisi anak-anak anda. Tanyalah doktor anda mengenai nutrien yang di bekal melalui kaedah ini demi mengesyorkan keperluan anak-anak anda dipenuhi. Seperti memberi makanan melalui tiub, TPN boleh dijalankan di rumah. http://www.cancer.org.my/bahasa/treat/side_effects.htm
Kesehatan - PISANG, JERUK CEGAH LEUKEMIA14 Sep 2004 10:44:27
Anak anda terkena leukemia? Tidak usah kuatir karena menurut peneliti dari Chicago dan California untuk membantu mencegah leukemia pada anak-anak cukup dengan mengkonsumsi jeruk, pisang dan jus jeruk.
Menurut peneliti dari Univeritas California Marilyn Kwan konsumsi jeruk atau pisang secara teratur selama du a tahun pertama kehidupannya terkait dengan menurunnya resiko leukemia pada anak yang diagnosa berumur antara 2 dan 14 tahun.
Kwan bersama tim mendasari penemuannya ini pada Northern California Childhood Leukemia Study yang berlangsung dari tahun 1995 sampai 2002. Bagi setiap anak yang mengidap leukemia, seorang anak yang sehat diikutsertakan dalam penelitian ini sebagai perbandingan.
Selain anak sebagai objek penelitian, ibu-ibu mereka juga dilibatkan dan ditanya mengenai seberapa sering anak-anak mereka mengkonsumsi sembilan jenis makanan yang diambil sebagai sample penelitian. Para peneliti memfokuskan pada hot dogs/lunchmeats, beef/hamburger. sayuran, jeruk/pisang, apel/anggur, jus jeruk, jus buah, susu dan soda.
Hasil penelitian menemukan jeruk, pisang dan jus jeruk adalah makanan yang memiliki efek protektif terhadap leukemia. Hal ini didasari pada alasan tingginya kadar potassium dan vitamin C yang terkandung dalam buah-buahan itu.
Penelitian ini dipresentasikan dalam konferensi Childhood Leukemia: Incidence, Causal Mechanisms anda Prevention di London. http://www.vision.net.id/detail.php?id=3927
(Ya2n/Webmd)
Senin, 13-Oktober-2003 21:16 WIB
http://www.pediatrik.com/kanal.php?pg=ilmiah_popularKEGANASAN SEL-SEL LIMFOID MASA KANAKKeganasan sel limfoid mencakup dari yang indolen sampai agresif. Keganasan ini timbul dari sel-sel sistem imun pada berbagai tahap diferensiasi, sehingga terdapat berbagai macam temuan morfologik, imunoligik, dan klinik yang berbeda-beda.Leukemia awalnya dibagi menjadi subtipe akut dan kronik berdasarkan pada angka survival rata-rata. Leukemia kronik dibagi menjadi asal dari limfoid atau mieloid berdasarkan pada karakteristik morfologiknya. Sedangkan leukemia akut biasanya merupakan keganasan sel blast dengan sedikit karakteristik untuk diidentifikasi. Leukemia akut dari sel limfoid dibagi berdasarkan karakteristik morfologik oleh grup French-American-British (FAB). Dengan menggunakan sistem ini, keganasan limfoid dari blast yang seragam dan kecil (misalnya, leukemia limfoblastik akut masa kanak) disebut L1, keganasan limfoid dari sel-sel yang berukuran lebih besar dan bervariasi disebut L2, dan keganasan limfoid dari sel yang seragam dengan sitoplasma basofilik dan kadang-kadang bervakuola disebut L3 (misalnya, sel limfoma Burkitt pada umumnya).
Minggu, 12 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar